Friday, 23 February 2018

PERBEDAAN FILE DWG DENGAN DXF


Familiar menggunakan AutoCAD? Tentunya tidak asing dengan format file yang bernama DWG dan DXF. Perangkat lunak AutoCAD memberikan beberap pilihan format file dalam menyimpan gambar atau desain, termasuk DWG dan DXF. Kedua format file ini menampilkan format file dalam bentuk sebuah gambar vektor, dimana keduanya memiliki tingkat kualitas yang sama.
DWG dan DXF merupakan format file yang paling populer digunakan dalam industri CAD saat ini.

Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan apa yang membedakan kedua format tersebut, dan kapankah kita harus menggunakannya.

Pada tahun 1982, saat peluncuran pertama AutoCAD oleh perusahaan software Autodesk, format DWG diciptakan dan digunakan sebagai format file dari AutoCAD. Format file ini menjadi sangat familiar dikalangan industri arsitektur, manufaktur, dan industri desain engineering.
Dan konon, pada sejak tahun 1998 hingga saat ini Autodesk mengklaim ada sekitar 2 milyar lebih file DWG yang dibuat.

Apa perbedaan dari keduanya?

DWG adalah singkatan dari "DRAWING", penulisan file ekstensinya adalah (".dwg"). Format file DWG ini memiliki kemampuan menyimpan data desain, metadata dan geometri, foto serta objek data pemetaan. DWG merupakan format file asli dari AutoCAD.

(image source by, Jezeer Shabry, http://www.architecture.onlinenewsvenue.com/3d-excavator-made-in-autocad-downlod-dwg-file)
contoh format file DWG

DXF adalah singkatan dari "DRAWING EXCHANGE FORMAT", penulisan file ekstensinya (''.dxf"). Format file DXF dibuat bertujuan untuk agar format file ini dapat dibuka di berbagai program CAD yang berbeda. DXF memungkinkan para desainer dapat membuka gambar AutoCAD di aplikasi CAD non-Autodesk. Itulah mengapa Autodesk mengembangkan format file DXF ini sebagai representasi dari DWG yang ada di AutoCAD sebagai format aslinya. Kebutuhan akan kolaborasi ini menjadi standar pertukaran data antara pengguna AutoCAD dan pengguna aplikasi CAD lainnya.

(image source by, http://www.upfrontezine.com/2015/03/coreldraw-technical-suite-x7.html)
Contoh file format DXF yang dibuka di CorelDraw 


(image source by, https://blog.capterra.com/top-7-autocad-alternatives/)
Contoh file yang dibuat di Sketchup yang juga mendukung format file DXF


(image source by, https://blog.capterra.com/top-7-autocad-alternatives)
Contoh format file yang dibuka di Solidworks setelah import file DXF

Kapan harus menggunakan DWG dan DXF?

Pertanyaan ini tergantung dari kebutuhan kita masing-masing. Format file DWG digunakan jika kita mengakses desain dan gambarnya dari AutoCAD saja atau program CAD lain yang mendukung format file DWG. Sedangkan Format DXF digunakan manakala anda berbagi file gambar dengan pengguna program CAD lain atau dengan program yang berbasis vektor yang tidak mampu membuka file dengan format DWG.

Misalnya, Seorang Arsitek bekerja sama dengan Engineer Struktur dalam mengolah sebuah perencanaan rancangan. Sang Arsitek merancang denah dan elemen struktural seperti pondasi, lantai, plan footing, typical beam, tangga dan lain sebagainya. Arsitek membagi gambar rancangannya kepada Engineer Struktur dengan terlebih dahulu merubah format filenya dalam bentuk DXF, kemudian gambar tersebut dianalisa oleh Struktur Engineer menggunakan program lain untuk menjalankan analisis elemen hingga. Setelah Engineer Struktur menghitung perpindahan dan tekanan dari sebuah rancangan, dia kembali mengirimkan gambar tersebut ke Arsitek untuk dimodifikasi manakala gambar rancangannya ada yang cacat.

Sebagian besar aplikasi CAD dapat membuka format file DXF, begitupun sebaliknya sebagian besar juga aplikasi CAD tidak mampu membuka file dengan format DWG.