Saturday, 21 April 2018

CARA MEMBERI DIMENSI UKURAN GAMBAR 3 DIMENSI DI AUTOCAD


Pada postingan video berikut adalah cara bagaimana memberi dimensi pada bentuk gambar tiga dimensi di AutoCAD. Gambar tiga dimensi memiliki tiga sumbu yaitu sumbu X. Y dan Z, sehingga pada saat kita akan memberi dimensi pada objek gambarnya maka hal yang perlu diperhatikan adalah arah posisi UCS (user coordinate system) terhadap sudut pandang dari gambar.




Ubahlah posisi arah UCS nya pada bagian atau sisi gambar yang ingin diberikan dimensi berdasarkan posisi sudut pandang dari gambar.

Enjoy !

Saturday, 24 March 2018

MEMBUAT DESAIN MEJA DI AUTOCAD



Berikut adalah sebuah video tutorial sederhana bagaimana membuat sebuah meja di AutoCAD. Desain meja ini perpaduan antara material kayu dan kaca.

Langkah-langkah pembuatannya di AutoCAD dapat anda lihat secara lengkap lewat video ini.





Friday, 23 February 2018

PERBEDAAN FILE DWG DENGAN DXF


Familiar menggunakan AutoCAD? Tentunya tidak asing dengan format file yang bernama DWG dan DXF. Perangkat lunak AutoCAD memberikan beberap pilihan format file dalam menyimpan gambar atau desain, termasuk DWG dan DXF. Kedua format file ini menampilkan format file dalam bentuk sebuah gambar vektor, dimana keduanya memiliki tingkat kualitas yang sama.
DWG dan DXF merupakan format file yang paling populer digunakan dalam industri CAD saat ini.

Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan apa yang membedakan kedua format tersebut, dan kapankah kita harus menggunakannya.

Pada tahun 1982, saat peluncuran pertama AutoCAD oleh perusahaan software Autodesk, format DWG diciptakan dan digunakan sebagai format file dari AutoCAD. Format file ini menjadi sangat familiar dikalangan industri arsitektur, manufaktur, dan industri desain engineering.
Dan konon, pada sejak tahun 1998 hingga saat ini Autodesk mengklaim ada sekitar 2 milyar lebih file DWG yang dibuat.

Apa perbedaan dari keduanya?

DWG adalah singkatan dari "DRAWING", penulisan file ekstensinya adalah (".dwg"). Format file DWG ini memiliki kemampuan menyimpan data desain, metadata dan geometri, foto serta objek data pemetaan. DWG merupakan format file asli dari AutoCAD.

(image source by, Jezeer Shabry, http://www.architecture.onlinenewsvenue.com/3d-excavator-made-in-autocad-downlod-dwg-file)
contoh format file DWG

DXF adalah singkatan dari "DRAWING EXCHANGE FORMAT", penulisan file ekstensinya (''.dxf"). Format file DXF dibuat bertujuan untuk agar format file ini dapat dibuka di berbagai program CAD yang berbeda. DXF memungkinkan para desainer dapat membuka gambar AutoCAD di aplikasi CAD non-Autodesk. Itulah mengapa Autodesk mengembangkan format file DXF ini sebagai representasi dari DWG yang ada di AutoCAD sebagai format aslinya. Kebutuhan akan kolaborasi ini menjadi standar pertukaran data antara pengguna AutoCAD dan pengguna aplikasi CAD lainnya.

(image source by, http://www.upfrontezine.com/2015/03/coreldraw-technical-suite-x7.html)
Contoh file format DXF yang dibuka di CorelDraw 


(image source by, https://blog.capterra.com/top-7-autocad-alternatives/)
Contoh file yang dibuat di Sketchup yang juga mendukung format file DXF


(image source by, https://blog.capterra.com/top-7-autocad-alternatives)
Contoh format file yang dibuka di Solidworks setelah import file DXF

Kapan harus menggunakan DWG dan DXF?

Pertanyaan ini tergantung dari kebutuhan kita masing-masing. Format file DWG digunakan jika kita mengakses desain dan gambarnya dari AutoCAD saja atau program CAD lain yang mendukung format file DWG. Sedangkan Format DXF digunakan manakala anda berbagi file gambar dengan pengguna program CAD lain atau dengan program yang berbasis vektor yang tidak mampu membuka file dengan format DWG.

Misalnya, Seorang Arsitek bekerja sama dengan Engineer Struktur dalam mengolah sebuah perencanaan rancangan. Sang Arsitek merancang denah dan elemen struktural seperti pondasi, lantai, plan footing, typical beam, tangga dan lain sebagainya. Arsitek membagi gambar rancangannya kepada Engineer Struktur dengan terlebih dahulu merubah format filenya dalam bentuk DXF, kemudian gambar tersebut dianalisa oleh Struktur Engineer menggunakan program lain untuk menjalankan analisis elemen hingga. Setelah Engineer Struktur menghitung perpindahan dan tekanan dari sebuah rancangan, dia kembali mengirimkan gambar tersebut ke Arsitek untuk dimodifikasi manakala gambar rancangannya ada yang cacat.

Sebagian besar aplikasi CAD dapat membuka format file DXF, begitupun sebaliknya sebagian besar juga aplikasi CAD tidak mampu membuka file dengan format DWG.

Saturday, 14 October 2017

MEMBUAT PIPA 3D DI AUTOCAD

Dipostingan video tutorial berikut saya akan menunjukkan kepada anda konsep dasar bagaimana membuat Pipa 3D dan sambungannya di Autocad.



Konsep pembuatannya sangat sederhana  hanya dengan beberapa perintah kita sudah bisa membuat model Pipa 3D. Tahap pembuatannya kita menggunakan kombinasi perintah seperti Line, Fillet, Join, Circle, Sweep, Extrude, Presspull, Subtract, Array Polar dan beberapa perintah editing lainnya.

Selamat mencoba!




Friday, 14 July 2017

MEMBUAT PERENCANAAN BAUT DI AUTOCAD

Desaincad.com - Secara umum baut adalah suatu batang atau tabung yang terdapat ulir pada permukaannya. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengikat (fastener) untuk menahan dua objek bersamaan. Baut juga dapat didefenisikan sebagai suatu bidang miring yang membungkus suatu batang.

Dikesempatan kali ini kita akan mencoba membuat sebuah perencanaaan baut menggunakan AutoCAD. Sebagai acuan dalam perencanaan baut, data diambil dari tabel ukuran baut standar metric ISO. (bisa anda lihat disini ).



Gambar diatas adalah formula dan tabel perencanaan baut berulir standar metrik (Bristish Standar) BS 3643 :2007.

Disini kita akan mencoba membuat perencanaan baut M12x30 (perhatikan tabel yang diberi tanda warna kuning).

Pertama-tama kita merencanakan data-datanya terlebih dahulu berdasarkan formula dan tabel yang ada diatas. Pada data formula ulir baut perhatikanlah bagian yang telah saya beri tanda biru, nantinya data formula tersebut menjadi dasar bagi kita mendesain di AutoCAD.


Langkah Pertama
Data hasil perhitungan dari perencanaan baut M12x30, kita dapatkan hasilnya sebagai berikut :



Langkah Kedua
Buka AutoCAD, pilih New untuk dokumen baru dan pilih template Acadiso.dwg untuk template standar metric.


Pada workspace rubah menjadi 3D Modeling dan rubah juga pandangannya "view" dari Top ke SE Isometric.



Langkah ketiga
Terlebih dahulu rubah posisi UCS dari Word ke Front.



Langkah keenam
Gunakan perintah "RECTANGLE", untuk membuat objek 2D persegi sebagai dasar bodi baut.

Ketik REC - kemudian tekan - ENTER
Pada (Specify first corner point or) ketik 0,0 dan tekan ENTER, kemudian ketik 30,6 dan tekan ENTER.


Gunakan perintah chamfer untuk membuat sisi miring pada objek persegi.
(Disini kita akan memasukkan nilai 5/8H yaitu 0.94721)

Ketik CHA - Tekan ENTER
Pada command line, pilih Distance Lalu ketik 0.94721 - dan tekan ENTER
Pilih garis yang akan dibuat chamfer.

Gunakan perintah REVOLVE.

Ketik REV - tekan ENTER
Pilh objek persegi dan tekan ENTER
Klik Titik 1 dan Titik kedua pada objek persegi, kemudiam ketik 360 - dan tekan ENTER.


Ubah pandangan pada Visual Style Control menjadi CONCEPTUAL untuk melihat hasil REVOLVE.


Langkah ketujuh
Rubah posisi UCS nya dari FRONTke WORLD.



Pindahkan UCS ke Origin Point searah sumbu X.


Pada tahap ini kita akan membuat sebuah profil objek segitiga sebagai dasar pembuatan bentuk dan dimensi ulir. Nilai ukuran yang digunakan adalah 1.53125 diambil dari perhitungan Pitch - P/8, dan 1.32611 diambil dari perhitungan H - H8.

Gunakan perintah LINE dan buatlah profil segitiga.

Ketik L - tekan ENTER, ketik 0,0 dan tekan ENTER
Lalu input pada Specify next point or [Undo]: 1.53125 - tekan ENTER.

Ketik L - tekan ENTER
Klik bagian Mid Point garis pertama, gerakkan kursor berlawanan sumbu Y lalu input pada Specify next point or [Undo]: 1.32611. - tekan ENTER.

Ulangi perintah LINE lalu bentuk profil segitiga dari kedua garis tersebut dan hapus garis yang tengah yang ada pada segitiga.


Gunakan perintah FILLET, untuk membuat radius pada salah satu sudut profil segitiga. Untuk radius masukkan nilai R = 0.25259.

Ketik F - tekan ENTER, ketik R - ENTER, ketik 0.25259 - ENTER.
Pilih objek garis pertama, dan pilih objek garis kedua.


Gunakan perintah JOIN, untuk membuat profil segitiga menjadi satu kesatuan objek menjadi objek Polyline.

Ketik J - ENTER, pilih objek dan tekan ENTER.


Langkah kedelapan
Rubah posisi Koordinat System ke posisi RIGHT.


Gunakan perintah HELIX untuk membuat objek spring dengan jarak antar spring, Pitch of Thread = 1.75. Diameter Helix sama dengan diameter baut yaitu 12 mm atau radiusnya 6 mm.

Ketik HELIX - ENTER, pada specify center point, Ketik 0,0,30 - ENTER
Pada Specify base radius or [Diameter] - Ketik 6 - ENTER,
Pada Specify top radius or [Diameter] - Ketik 6 - ENTER,
Pada Specify helix height or [Axis endpoint/Turns/turn Height/tWist] - Pilih turn Height, lalu Ketik Pada Specify distance between turns 1.75 - Sebagai jarak antar Pitch.
Kemudian, gerakkan kursor ke arah atas melebihi panjang baut dan akhiri dengan mengklik pada area AutoCAD.


Langkah kesembilan
Gunakan Perintah SWEEP untuk membuat bentuk spiral atau ulir baut dari kedua objek Helix dan profil segitiga.

Ketik - SWEEP - ENTER, Pilih profil segitiga - ENTER
Pada - Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]: - Pilih - Alignment
Pada - Align sweep object perpendicular to path before sweep [Yes/No]<Yes>: - Pilih - No
Pada - Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]: - Pilih - Base point, Kemudian klik objek HELIX.


Rubah Visual Style dari 2D Wireframe ke Conceptual.
Pada bagian ini kita akan mengurangi volume baut menggunakan perintah SUBTRACT.

Ketik SU - ENTER, pilih batang baut terlebih dahulu - ENTER, dan pilih objek helixnya - ENTER.


Langkah kesepuluh
Rubah visual style dari SE ISOMETRIC ke TOP
Pada tahap ini kita akan membuat kepala baut dengan menggunakan perintah POLYGON.

Ketik POL -ENTER, number of sides <4>: ketik 6
Specify center of polygon or [Edge]:
Enter an option [Inscribed in circle/Circumscribed about circle] <I>: I
Masukkan Specify radius of circle: 11.05 - ENTER.


Nilai 11.05 adalah radius dari A/C dari baut M12x30 yaitu 22.10 (lihat pada tabel)

Langkah kesebelas
Rubah Visual Style dari TOP ke SE ISOMETRIC.
Gunakan perintah EXTRUDE untuk memberi ketebalan pada kepala baut.

Ketik EXTRUDE - ENTER, pilih objek POLYGON - ENTER, Masukkan nilainya 8 mm.


Buat sebuah objek CIRCLE pada kepala baut kemudian EXTRUDE lingkaran tersebut menggunakan TAPER ANGLE.

Ketik C - ENTER,
Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]: Ketik 2P
Specify first end point of circle's diameter: Pilih Mid Point dari kepala baut.
Specify second end point of circle's diameter: Pilih Mid Point dari kepala baut.


Ketik EXTRUDE - ENTER, Pilih objek CIRCLE - Pilih Tapper Angle,
Specify angle of taper for extrusion or [Expression] <315>: Ketik -45
Specify height of extrusion or [Direction/Path/Taper angle/Expression] <-10.00000>: Ketik 10 - ENTER.


Rubah Visual Style dari 2D WIREFRAME ke CONCEPTUAL.
Gunakan perintah INTERSECT untuk membentuk model kepala baut.

Ketik - IN, ENTER, Pilih objek Taper Angle dan Pilih objek kepala baut, ENTER.


Gunakan perintah 3D ROTATE untuk memutar objek kepala baut.

Ketik 3DRO - ENTER, Pilih objek kepala baut - ENTER, Pilih arah perputaran objek yang diinginkan.


Langkah keduabelas
Rubah Visual Style dari CONCEPTUAL ke 2D WIREFRAME

Langkah terakhir adalah dengan menggabungkan kepala baut dengan silinder baut.
Gunakan perintah MOVE, pindahkan kepala baut ke titik center silinder baut.


Video tutorial lengkapnya bisa anda lihat disini

Baut M12x30 selesai kita buat.
Thanks.

Sunday, 30 April 2017

MEMBUAT DESAIN WHEEL CASTOR DI AUTOCAD

Pada postingan kali ini saya berbagi bagaimana membuat desain wheel castor di Autocad lewat video tutorial.

Secara umum, wheel castor adalah sebuah perangkat beroda yang biasanya terpasang pada benda yang memiliki beban yang berat yang pergerakannya mudah tergelincir. Sehingga pada saat ingin dipindahkan, pemindahannya dapat lebih mudah. Sebuah wheel castor biasanya sering kita jumpai diberbagai tempat, mulai dari kursi kantor, galangan kapal, tempat tidur dirumah sakit, hingga pada sebuah pabrikan otomotif. Ukuran dan jenis wheel kastor juga sangat bervariasi mulai dari yang kecil hingga yang besar. Kapasitas beban dan jenis materialnya pun bervariasi tergantung dari peruntukan dan kebutuhannya.

Berikut adalah detail drawing sebagai acuan latihan mendesain. Tools yang digunakan dalam pembuatan sketsa 2D nya adalah line, trim, circle, mirror, offset, dan move. Sedangkan untuk pembentukan 3D nya kita menggunakan beberapa perintah yaitu revolve, extrude, substract, 3D rotate, fillet, dan fillet edge





Selamat mendesain.
Terima kasih.




Friday, 14 April 2017

MENGHITUNG LUAS AREA DI AUTOCAD

DesainCAD.com  
Simpel tips berikut adalah bagaimana menghitung luas area di AutoCAD.
Caranya sangat mudah, Gunakan perintah dengan mengetik AREA, atau bisa juga langsung mengetik AA pada command line, kemudian tentukan titik-titik sudut yang ingin dihitung luas areanya maka secara otomatis dan cepat AutoCAD memberikan hasilnya.

Ketik AA, pada command line, Enter.
Tentukan titik-titik sudutnya.
Perhatikan pada command line, ketik T, (memilih Total), kemudian press Enter.




                                                    === >> << ===



Saturday, 8 April 2017

MEMBUAT TEXT 3D DI AUTOCAD

Berikut adalah tips sederhana bagaimana membuat text 3D di AutoCAD. Metode ini tentunya menggunakan bentuk tulisan atau text sebagai dasar 2D nya kemudian mengolah text tersebut menjadi bentuk text tiga dimensi.




Pertama-tama buatlah sebuah text/ tulisan menggunakan perintah MTEXT, pada layar AutoCAD.

(Sesuaikan jenis font yang digunakan).



Text tersebut kita pecah menggunakan perintah TXTEXP (explode text) sehingga text tersebut menjadi bentuk Polyline.



Kemudian gunakan perintah REG (region) lalu select-lah text tersebut.



Langkah selanjutnya, Gunakan perintah UNI (union) untuk membuat text tersebut menjadi satu kesatuan. (Perhatikan semua garis harus menyatu).



Langkah terakhir, gunakan perintah EXT (extrude) dan tentukan tinggi text 3D yang diinginkan.



Ok, text 3D sudah berhasil kita buat.

Terima kasih.

Thursday, 6 April 2017

CARA MEMASUKKAN IMAGE DI AUTOCAD AGAR TIDAK HILANG

Tips kali ini adalah bagaimana cara memasukkan image atau sebuah logo di AutoCAD agar tidak hilang.

Mungkin para pengguna AutoCAD pernah mengalami masalah yang sama yang pernah saya alami, ketika membuat sebuah shop drawing pekerjaan desain untuk manufaktur, dimana pada etiket gambar saya ingin memasukkan sebuah gambar atau logo perusahaan didalam etiket gambar namun pada saat file AutoCAD tersebut saya buka kembali gambar atau logo yang sudah dimasukkan hilang dan hanya berbentuk sekumpulan garis seperti sudah terblock namun gambar atau logonya tidak kelihatan. Hal ini diakibatkan saya memasukkan image sebagai reference file, dimana cara yang saya gunakan adalah dengan men-Attach image dengan perintah IM (image) pada command line AuoCAD. Disitu akan muncul dialog box yang mengarahkan kita untuk meng-attach beberapa jenis extension file termasuk image. Dengan cara ini permasalahan ini sering kali terjadi, gambar yang sudah dimasukkan hilang, mungkin sepeleh namun repot juga kalau tiap kali harus meng-Attach image atau gambar.

Alternatif lain atau solusi dari permasalahan di atas yaitu dengan memasukkan file image namun tidak menjadikannya reference file tetapi sebagai embed file yang menyatu dengan file drawing di AutoCAD.

Caranya sebagai berikut :

Buka file image menggunakan "Paint" bawaan windows.


Pada Paint klik "select" dan pilih "select all ", kemudian copy (Ctrl + C).


Pada layar AutoCAD, tab "Home" klik Panel "Clipboard" dan Pilih "Paste Special".


Pilih Paintbrush Picture dan klik Ok.


Kemudian, tempatkan gambar pada posisi yang diinginkan.


Demikian, semoga bisa sedikit membantu.
Terima kasih.