Monday, 6 April 2015

MEMBUAT HEX KEY DI AUTOCAD

Tutorial kali ini kita akan membuat model kunci L dengan bentuk Hexagonal atau dalam dunia permesinan disebut Hex Key. Kita akan mendesain dengan menggunakan standar ukuran Metric (miliimeter) sebagai standar ukuran kuncinya. Latihan ini anda akan menggunakan beberapa perintah seperti : Line, fillet, Join, Polygon, Rotate, Sweep, dan 3D view.

Enjoy it!



Bukalah file baru dengan template yang tersedia dan sudah ter-setting ukuran millimeter, kemudian pilih template acadiso.

Pilih template acadiso, lalu klik open.



Jalankan perintah line
Buatlah garis vertikal dengan panjang 100 mm, dan garis horizontal dengan panjang ukuran 50 mm, seperti pada gambar.




Command: L LINE

Specify first point:

Specify next point or [Undo]: 100

Specify next point or [Undo]: 50

Specify next point or [Close/Undo]:


Jalankan perintah fillet : F FILLET



Gunakan perintah fillet untuk membuat sudut object dari persilangan antara garis (line) menjadi sudut bulat dengan radius 10 mm, seperti pada gambar.


Command: f FILLET



ketik r, pada command line untuk menentukan besarnya radius.



ketik 10, pada command line untuk menentukan besar radiusnya.



klik pada garis P1 untuk menetukan garis pertama yang di fillet.



klik pada garis P2 untuk menentukan garis kedua yang di fillet. Seperti pada gambar.




Jalankan perintah Join : J JOIN



Satukanlah gari-garis pada model object 2D menjadi satu kesatuan object dengan menggunakan perintah Join, seperti pada gambar.

Jalankan perintah Join, kemudian select lah semua garis model 2D nya, lalu akhiri dengan menekan enter.


Untuk membuktikan semua garis sudah menjadi satu kesatuan object, klik lah garis tersebut maka tampilannya akan seperti gambar berikut.




Catatan : untuk perintah Fillet menggunakan keyboard, cukup ketikkan F pada command line nya.

Langkah selanjutnya adalah menjadikan model 2D ini menjadi 3D hex key.

Jalankan perintah Polygon



Buatlah bentuk hexagonal disamping gambar pertama dari perintah Polygon dengan jumlah 6 sisi, seperti pada gambar.



Command: POL POLYGON Enter number of sides : 6



Ketik 6, pada command line untuk menentukan jumlah sisi object Polygon. Kemudian tekan enter.



Klik diarea layar autoCAD untuk menentukan titik pusat Polygon, maka akan muncul command seperti dibawah :



Tekan enter saja, akan muncul seperti gambar dibawah.





Ketik 5, pada command line untuk menentukan besar radius hexagonal bagian terluar. Tekan enter.





Jalankan perintah Rotate : RO ROTATE




Kita akan memutar object Hexagonal dengan sudut putar 90 derajat, seperti pada gambar.



Command: ro ROTATE




Tentukan titik point seperti gamabr diatas sebagai titik dasar perputaran object hexagonal, kemudian tekan enter.



Ketik 90, pada command line untuk menentukan sudut putar 90 derajat. kemudian tekan enter.



Jalankan perintah Sweep




Klik Tab Solid pada toolbar, lalu pilih perintah Sweep, kemudian select lah object Hexagonal terlebih dahulu, lalu tekan Enter, kemudian select object garis, seperti pada gambar.


Klik 1, enter, kemudian klik 2.


Command: SWEEP

Current wire frame density: ISOLINES=4, Closed profiles creation mode = Solid

Select objects to sweep or [MOde]: 1 found

Select objects to sweep or [MOde]:

Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]:

Ok. Desain Hex Key anda telah selesai.
Langkah terakhir adalah mengatur sudut pandang.

Klik Tab View pada toolbar dan aturlah tampilan 3D dari model yang tersedia.




Klik Tab View pada toolbar, lalu pilih pandangan yang kita inginkan.






Ok. Selesai.
~Thanks